Kairo Islam

Kairo Islam

Bawa diri Anda melintasi ruang dan waktu ke dimensi yang sama sekali berbeda, dan nikmati keindahan jalan-jalan sempit dan berkelok-kelok di Kairo Islam.

Memang, mayoritas penduduk kota ini beragama Islam; namun, istilah ‘Kairo Islam’ terutama digunakan untuk merujuk pada bagian bersejarah Kairo, yang telah ada jauh sebelum perluasan besar-besaran kota ini pada abad ke-19.

Pesan apartemen termurah di Kairo

Kairo Islam menyambut Anda dengan puluhan masjid dan menara masjid, pasar-pasar yang ramai, hiruk-pikuk aktivitas yang sesungguhnya, namun juga sudut-sudut yang tenang serta suasana misterius dari dunia yang eksotis.

Kawasan pasar dan masjid

Sejarah Kairo Islam bermula sejak zaman kuno. Monumen-monumen tertua yang masih berdiri hingga kini berasal dari sekitar abad ke-9 dan ke-10. Dan di beberapa bagian Kawasan Islam, Anda benar-benar akan merasa seolah-olah telah kembali ke masa lalu.

Anda dapat menikmati keindahan masjid-masjid dan monumen-monumen lainnya. Di antara yang paling signifikan adalah:

Hampir seluruh jalan utama yang membentang dari utara ke selatan merupakan satu pasar besar, yang pada dasarnya sama dengan bazaar atau, sederhananya, pasar.

Meskipun di sebelah utara Masjid Al-Azhar, Kairo Islam lebih ramai dikunjungi turis, dengan banyak toko pakaian dan suvenir, di sebelah selatan masjid utama, Kawasan Islam terasa jauh lebih otentik.

Souq utama dimulai dari sebuah gerbang kayu yang megah (dikenal sebagai Ghuriya) sekitar 100 meter di sebelah selatan Masjid Al-Azhar dan berlanjut sejauh sekitar 2 km ke arah selatan menuju Benteng Saladin.

Di bagian ini, Anda akan disuguhi campuran ribuan aroma, bau tak sedap, dan bau-bauan yang asing, serta mendengarkan ratusan suara berbeda, mulai dari klakson moped yang tak henti-hentinya hingga pekakan ayam hidup. Anda akan berbelok-belok melewati kerumunan pembeli lokal, sesekali tersandung kucing atau anjing liar, dan Anda akan melihat kios-kios yang memajang daging mentah yang digantung terbuka, ayam atau merpati hidup, serta toko roti dan penjual ikan yang tersebar di mana-mana.

Berjalan-jalanlah melintasi Kairo Islam, menjelajahi jalan-jalannya yang berliku-liku, dan rasakan sensasi masa lalunya yang eksotis serta masa kini yang semarak.

Akomodasi di Kawasan Islam

Jika Anda ingin merasakan suasana yang benar-benar otentik dalam segala hal dan berharap bisa menginap di Kairo Islam, sayangnya Anda harus melupakan ide tersebut. Anda hampir tidak akan menemukan hotel di seluruh kawasan ini, dan akomodasi pribadi juga tidak terlalu umum di sini.

Salah satu dari sedikit pilihan akomodasi yang ada adalah sebuah penginapan bergaya Le Riad Hotel de Charme *** di tepi utara kawasan tersebut.

Cara menuju Kairo Islam

Kawasan ini terletak di sebelah timur pusat kota, dan cara termudah untuk sampai ke sana adalah dengan berjalan kaki (sekitar 35–40 menit dari Alun-Alun Tahrir) atau dengan Uber (80 EGP).

Bus-bus beroperasi di sepanjang jalan utama yang melewati Masjid Al-Azhar, tetapi bagi wisatawan, sistem dan jaringan rutenya begitu membingungkan sehingga praktis tidak dapat digunakan.

Cara terbaik untuk memulai perjalanan Anda adalah dari Gerbang Bab al-Futuh yang bersejarah di utara (google.com/maps) dan berjalan melintasi seluruh kawasan tersebut hingga Benteng Saladin di selatan (google.com/maps).

Apa yang bisa dilihat di sekitar

Temukan semua tempat yang dapat dikunjungi di Kairo.

Artikel ini mungkin berisi tautan afiliasi yang memungkinkan tim editorial kami mendapatkan komisi jika Anda mengklik tautan tersebut. Lihat halaman Kebijakan Periklanan kami.

Ada pertanyaan lagi?

Jika Anda memiliki pertanyaan atau komentar tentang artikel ini...

0 komentar

Masuk ke Cestee

... komunitas perjalanan di seluruh dunia

Lanjutkan dengan Facebook

Belum memiliki akun perjalanan Anda? Daftar