Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg

Awalnya merupakan benteng kolonial Belanda, Vredeburg telah diubah dari situs militer menjadi Museum Perjuangan Kemerdekaan.

Benteng ini dibangun pada tahun 1787 dan dibangun kembali sepenuhnya setelah gempa bumi tahun 1867. Namanya berarti ‘Benteng Perdamaian’, yang merujuk pada hidup berdampingan secara damai antara pemerintahan kolonial Belanda dengan sultan setempat.

Hotel-hotel terbaik di dekat Malioboro

Museum Perjuangan Kemerdekaan

Sejak tahun 1992, benteng ini menjadi lokasi sebuah museum yang dirancang dengan indah dan didedikasikan untuk perjuangan kemerdekaan, di mana Kota Yogyakarta memainkan peran yang sangat penting.

Museum ini terutama berfokus pada peristiwa-peristiwa yang terjadi antara tahun 1920 dan 1949, selama proses pembentukan Indonesia yang merdeka.

Tersebar di beberapa bangunan, peristiwa-peristiwa tersebut digambarkan melalui puluhan diorama yang dibuat dengan sangat apik.

Jadi, jika Anda tertarik dengan sejarah kolonial dan pascakolonial, jangan lewatkan tempat ini. Terlebih lagi, Museum Vredeburg merupakan tempat yang sangat nyaman untuk singgah di hari yang panas, karena Anda bisa mendinginkan diri dengan nyaman di ruangan-ruangan ber-AC.

Kunjungan ke museum ini akan memakan waktu sekitar 45–60 menit.

Di sudut halaman luar, dekat Bank Indonesia, berdiri Monumen Kemerdekaan, yang terlihat jelas dari trotoar.

Tiket masuk dan jam buka

Tempat ini buka setiap hari.

  • Senin hingga Kamis – pukul 08.00 hingga 20.00
  • Jumat hingga Minggu – pukul 08.00 hingga 22.00

Wisatawan asing membayar 30.000 IDR untuk tiket dewasa, sedangkan warga lokal membayar 10.000 IDR. 

Situs web resmi:vredeburg.id.

Cara menuju ke sana

Benteng Vredeburg terletak di dekat Keraton, di ujung Jalan Malioboro, tepat di pusat kota.

Halt bus terdekat adalah sebagai berikut:

  • Malioboro 3, tepat di depan pintu masuk
    • Rute 1A (sirkular) – menuju Kebun Binatang Gembira Loka, Terminal Adisutjipto, dan Prambanan, serta dari arah Tugu
    • Rute 2A (sirkular) – menuju Kotagede dandari arahMonumen Tugu serta Terminal Jombor
    • Rute 3A (sirkular) – menuju Tamansari, Terminal Giwangan, dan dari Terminal Condogcatur
    • Jalur 6A + 6B (sirkular) – pinggiran barat daya kota dan P+R Gamping
    • Rute 8 (sirkular) – menuju Tamansari dandari arahMonumen Tugu, Terminal Jombor
    • Rute 10 – Park-and-Ride Gamping
    • Rute 13 – pinggiran barat kota (tanpa objek wisata)
    • Rute 15 –Tamansari danTerminal Palbapang
  • Taman Pintar, sekitar 250 meter dari pintu masuk (di seberang Bank Indonesia)

Apa yang bisa dilihat di sekitar

Temukan semua tempat yang dapat dikunjungi di Yogyakarta.

Artikel ini mungkin berisi tautan afiliasi yang memungkinkan tim editorial kami mendapatkan komisi jika Anda mengklik tautan tersebut. Lihat halaman Kebijakan Periklanan kami.

Ada pertanyaan lagi?

Jika Anda memiliki pertanyaan atau komentar tentang artikel ini...

0 komentar

Masuk ke Cestee

... komunitas perjalanan di seluruh dunia

Lanjutkan dengan Facebook

Belum memiliki akun perjalanan Anda? Daftar