Santa Maria delle Grazie
Gereja Santa Maria delle Grazie akan memikat Anda tidak hanya dengan fasad merahnya yang unik, tetapi juga dengan harta karun yang tersembunyi di balik dindingnya: lukisan dinding *The Last Supper* karya sang maestro Leonardo da Vinci.
- 👉 Bingung memilih area mana di Milan untuk menginap? Simak panduan kami tentang kawasan dan hotel terbaik.
Pesan hotel Anda di Milan lebih awal
The Last Supper: Leonardo da Vinci
Gereja ini, atau lebih tepatnya ruang makan (refectory) yang bersebelahan dengan biara Dominikan, menyimpan salah satu karya seni paling terkenal di dunia, yang menarik wisatawan dari seluruh penjuru dunia. Kita sedang membicarakan lukisan dinding terkenal karya Leonardo da Vinci yang menggambarkan Perjamuan Terakhir Yesus dan kedua belas rasul-Nya.
Lukisan ini dibuat antara tahun 1495 dan 1498.
Dimensi dan teknik
*Perjamuan Terakhir* karya Da Vinci adalah lukisan monumental berukuran 460 x 880 cm, yang menutupi hampir seluruh dinding ruang makan. Meskipun merupakan mural, lukisan ini bukanlah fresco tradisional. Fresko diaplikasikan pada plester yang masih basah, sedangkan Leonardo da Vinci bereksperimen dengan pendekatan inovatif, menciptakan karya tersebut menggunakan cat tempera yang dicampur dengan minyak pada plester stucco yang sudah kering.
Namun, sebagian karena teknik ini, lukisan tersebut mengalami kerusakan dengan cepat dan dianggap hampir hancur setelah hanya 100 tahun. Kerusakannya semakin parah akibat pemerintahan Napoleon di Milan dan tindakan vandalisme yang dilakukan oleh pasukannya.
"Perjamuan Terakhir" baru mengalami restorasi besar-besaran pada abad ke-20 dan kini dapat dinikmati dalam bentuk aslinya, sebagaimana diciptakan oleh Leonardo da Vinci.
Sebuah penggambaran yang tidak konvensional
Motif Perjamuan Terakhir Tuhan memang sangat umum di kalangan seniman, tetapi da Vinci, secara tidak biasa, memilih untuk menggambarkan momen sebelum Yudas diidentifikasi sebagai pengkhianat. Lukisan da Vinci menangkap dengan tepat momen ketika Yesus memberitahu para rasul bahwa salah satu dari Dua Belas akan mengkhianatinya.
Justru penggambaran momen inilah yang memungkinkan da Vinci menanamkan emosi pada para tokoh: keterkejutan, kengerian, dan gerakan tubuh yang liar. Dan berkat atribut-atribut ini, *The Last Supper* karya Leonardo da Vinci dianggap sebagai salah satu mahakarya terbesar sepanjang masa di dunia.
Tiket masuk dan tur *The Last Supper*
Lukisan ini bukanlah bagian dari Gereja Santa Maria delle Grazie itu sendiri, melainkan disimpan di sebuah museum yang didirikan khususbernama Museo Cenacolo Vinciano, yang merupakan nama Italia untuk *The Last Supper* karya da Vinci.
Untuk melindungi karya seni tersebut, akses dibatasi hanya untuk sejumlah pengunjung yang sangat terbatas danhanya tersedia melalui pemesanan terlebih dahulu.
Cara termudah untuk memesan adalah melalui situs web resmi:cenacolovinciano.vivaticket.it.Â
Pemesanan dibuka empat kali setahun, setiap kali untuk tiga bulan berikutnya.
Secara praktis, sistem ini bekerja sebagai berikut: misalnya, pada 10 Januari, pemesanan dibuka untuk bulan Februari, Maret, dan April, dan tetap terbuka hingga semua tiket habis terjual. Pada bulan April, pemesanan dibuka untuk bulan Mei, Juni, Juli, dan seterusnya.
Jika Anda memiliki tanggal kunjungan yang pasti, kami menyarankan untuk sering memeriksa situs web resmi guna memastikan Anda dapat masuk. Anda harus memesan tiket untuk waktu tertentu; harap tiba di loket tiket 30 menit sebelum tur Anda dimulai, di mana Anda akan menunjukkan konfirmasi pemesanan yang telah dicetak (menunjukkannya di ponsel Anda sudah cukup), yang akan ditukar dengan tiket masuk standar.
- Harga tiket masuk penuh –15 euro
- tarif diskon untuk pelajar di bawah 25 tahun –2 euro
Gereja Santa Maria delle Grazie
Lukisan Da Vinci disimpan di Gereja Santa Maria delle Grazie (Bunda Maria Penuh Rahmat), yang dengan sendirinya merupakan landmark penting di Milan dengan penampilan yang tidak biasa. Gereja ini dibangun antara tahun 1463 dan 1497, bersamaan dengan biara Dominikan yang berdekatan, selama masa pemerintahan keluarga Sforza.Â
Bagian tengah gereja bergaya Gotik, yang dibangun dari bata merah yang tidak biasa, dilengkapi dengan kubah bergaya Renaisans dan apse dengan gaya yang sangat menarik, yang menampilkan galeri tertutup di bagian atas menara.
Masuk ke gereja ini gratis; hanya ada biaya untuk mengunjungi ruang makan yang menampung *The Last Supper* (lihat di atas). Pada tahun 1980, seluruh kompleks, termasuk lukisan da Vinci, dicantumkan dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO.
Bagaimana cara menuju gereja ini?
Gereja yang menyimpan *The Last Supper* terletak di tepi barat pusat kota di Corso Magenta, sekitar 600 meter dari Castello Sforzesco. Tepat di depan pintu masuk gereja terdapat halte trem ‘S. Maria delle Grazie’, yang dilayani oleh jalur 16, yang akan membawa Anda langsung ke pusat kota dan Katedral Milan.
Stasiun metro terdekat, Conciliazione, terletak sekitar 350 meter ke arah barat dan dilayani oleh jalur M1.
Apa yang bisa dilihat di sekitar
Temukan semua tempat yang dapat dikunjungi di Milan.
Ada pertanyaan lagi?
Jika Anda memiliki pertanyaan atau komentar tentang artikel ini...