Grand Palace

Istana Agung

Grand Palace adalah objek wisata yang paling banyak dikunjungi di Bangkok dan, bagi banyak orang, alasan utama mereka mengunjungi kota ini. Jika Anda berencana mengunjungi hanya satu situs bersejarah, kompleks ini kemungkinan besar adalah pilihan yang tepat.

Tempat ini bukanlah sebuah istana tunggal, melainkan kompleks bangunan, kuil, dan halaman yang sangat luas, yang dibangun pada tahun 1782 setelah ibu kota dipindahkan ke Bangkok. Keluarga kerajaan tidak lagi tinggal di sini, tetapi makna simbolis tempat ini tetap luar biasa.

Jika Anda berencana berkunjung, ada baiknya mempertimbangkan tempat menginap Anda – pusat kota bersejarah ini secara logistik sangat berbeda dari Sukhumvit atau Silom.

Hotel-hotel terbaik di Bangkok berdasarkan lokasinya

Apa saja yang bisa dilihat di Grand Palace?

Tur ini dimulai di bagian paling suci dari kompleks tersebut – Wat Phra Kaeo, yang dikenal sebagai Kuil Buddha Zamrud. Tempat ini merupakan pusat spiritual utama dari seluruh kompleks dan merupakan alasan utama mengapa kebanyakan orang datang ke sini.

Anda kemudian akan melewati:

  • sebuah halaman dengan pagoda-pagoda yang dihias dengan rumit
  • replika Angkor Wat di Kamboja
  • lukisan dinding yang luas yang menggambarkan adegan-adegan dari kisah-kisah Buddha
  • bangunan-bangunan istana utama (dari luar)
  • ruang takhta di sayap utara, yang terbuka untuk umum
  • Museum Kostum Ratu Sirikit

Perlu diingat bahwa akses ke sebagian besar bangunan utama hanya diperbolehkan pada kesempatan-kesempatan tertentu. Sebagian besar pengalaman wisata terletak pada bagian luar bangunan dan arsitekturnya.

Jika Anda menyukai kunjungan ke bekas kediaman kerajaan, contoh serupa antara lain Istana Kekaisaran Kōkyo di Tokyo atau Istana Versailles di Prancis.

Berapa lama waktu yang perlu disisihkan

Perlu diingat bahwa area ini cukup luas, tetapi yang lebih penting, tempat ini selalu dipadati pengunjung sepanjang tahun.

  • Kunjungan singkat: 30–45 menit
  • Kunjungan santai: 60–90 menit

Jika Anda hanya memiliki satu hari di Bangkok saat transit, Istana Grand Palace adalah destinasi utama yang realistis untuk dimasukkan ke dalam rencana perjalanan Anda. Untuk inspirasi, silakan lihat rencana perjalanan kami berjudul ‘Bangkok dalam 1 hari saat transit’.

Waktu terbaik untuk berkunjung

Saya sudah beberapa kali mengunjungi Grand Palace pada waktu-waktu yang berbeda sepanjang tahun, dan inilah yang saya perhatikan.

🌅 Tepat setelah dibuka (pukul 8.30 pagi)

Waktu terbaik untuk berkunjung. Cuaca belum terlalu panas, dan rombongan tur berpemandu baru saja mulai berdatangan.

☀️ 11.00–15.00

Waktu yang paling menantang dalam sehari. Cuaca panas, kelembapan tinggi, dan kerumunan pengunjung paling padat.

Hotel-hotel di dekat Istana Agung

🌧️ Musim hujan

Biasanya hujan turun pada sore hari, jadi lebih baik berkunjung pada pagi hari.

Secara pribadi, saya merekomendasikan untuk tiba di sana pada pagi hari dan kemudian melanjutkan perjalanan, misalnya dengan naik perahu menyusuri Sungai Chao Phraya atau mengunjungi Wat Pho.

Aturan berpakaian (dan bagaimana sebenarnya kondisinya di pintu masuk)

Aturan berpakaian diterapkan dengan ketat di sini.

  • celana panjang atau rok yang panjangnya di bawah lutut
  • Bahu harus tertutup
  • Dilarang mengenakan rompi atau celana pendek di atas lutut (celana pendek di bawah lutut diperbolehkan)

Jika Anda tidak memenuhi persyaratan ini, Anda dapat menyewa atau membeli pakaian sebelum masuk. Namun, lebih mudah jika Anda sudah mempersiapkannya terlebih dahulu.

Dilarang mengambil foto di dalam Wat Phra Kaeo, dan Anda harus melepas sepatu.

Biaya masuk dan jam buka

Tempat ini buka setiap hari mulai pukul 08.30 hingga 16.30. Waktu masuk terakhir adalah pukul 15.30, saat loket tiket tutup.

Harga tiketnya adalah 500 baht dan dapat dibayar dengan kartu di mesin tiket swalayan atau dengan uang tunai di loket tiket biasa.

Biaya masuk sudah termasuk kunjungan ke Kuil Buddha Zamrud, kompleks Istana Kerajaan, dan Museum Tekstil Ratu Sirikit.

Situs web resmi:royalgrandpalace.th/en

Apakah tempat ini layak dikunjungi?

✅ Ya, jika:

  • Anda sedang berada di Bangkok untuk pertama kalinya
  • Anda ingin memahami sejarah Thailand
  • Anda tidak keberatan dengan keramaian

❌ Mungkin tidak, jika:

  • Anda lebih suka Bangkok yang modern
  • tujuan utama Anda adalah bersenang-senang di Sukhumvit
  • Anda tidak tahan dengan cuaca panas
  • Anda tidak ingin berkontribusi pada overtourism

Istana Grand Palace adalah tempat ikonik, tetapi juga yang paling ramai dikunjungi wisatawan. Jika Anda memiliki lebih banyak waktu, saya sarankan untuk menggabungkan kunjungan ke sana dengan Wat Pho dan naik kapal pesiar sungai ke Wat Arun.

Cara menuju ke sana

Istana Besar terletak di kawasan bersejarah Bangkok, dekat sungai.

🚇 MRT (pilihan termudah)

StasiunSanam Chai (jalur biru). Dari sana, jaraknya sekitar 15–20 menit berjalan kaki.

🚤 Perahu sungai

DermagaTha Chang berjarak sekitar 5 menit berjalan kaki. Perjalanan dengan perahu ini menyenangkan dan memungkinkan Anda menghindari kemacetan lalu lintas.

🚕 Taksi / Grab

Layanan ini berjalan lancar, namun bersiaplah menghadapi kemacetan lalu lintas dan tarif yang tinggi (permintaan di kawasan ini selalu tinggi).

Tetap terhubung – dapatkan eSIM Thailand

🛺 Tuk-tuk

Secara pribadi, saya akan menghindari naik tuk-tuk saat menuju Istana Besar. Tempat ini paling ramai dikunjungi turis dan para pengemudi akan berusaha menaikkan tarif setinggi mungkin.

Anda dapat menemukan panduan terperinci mengenai transportasi umum di bagian ‘Transportasi di Bangkok’.

Cara menyisipkan kunjungan ini ke dalam rencana perjalanan Anda

Skenario ini cocok untuk:

  • Grand Palace di pagi hari
  • berjalan kaki ke Wat Pho
  • makan siang di tepi sungai
  • naik perahu menyeberang ke sisi lain menuju Wat Arun
  • Hiburan sore atau malam hari di kawasan Sukhumvit atau Silom yang modern

Jika Anda berencana menginap selama 2–3 hari di Bangkok, saya sarankan untuk merencanakan seluruh perjalanan Anda berdasarkan kawasan tertentu.

Hotel-hotel terbaik di Bangkok berdasarkan kawasan

Hotel di dekat Grand Palace

Menginap di pusat bersejarah Bangkok merupakan pilihan strategis yang dapat menghemat banyak waktu perjalanan, terutama jika Anda berencana menjelajahi sisi sejarah dan spiritual kota ini.

Saya merekomendasikan pilihan akomodasi berikut:

Pertanyaan Umum – Istana Besar, Bangkok

Inilah pertanyaan-pertanyaan yang paling sering saya ajukan sebelum mengunjungi Istana.

Apakah Grand Palace dan Wat Phra Kaeo adalah tempat yang sama?

Ya. Wat Phra Kaeo merupakan bagian dari kompleks tersebut dan tiket masuknya hanya satu.

Berapa biaya masuk ke Grand Palace?

500 baht per orang dewasa. Harga tersebut sudah mencakup seluruh kompleks.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk berkunjung?

Sebagian besar pengunjung menghabiskan waktu antara 45 hingga 90 menit di sini.

Apakah bisa membeli tiket secara online?

Ya, tetapi kebanyakan orang membeli tiketnya di tempat.

Apakah Istana Besar layak dikunjungi selama singgah singkat?

Ya, asalkan Anda memiliki waktu setidaknya 7–8 jam antara penerbangan dan perjalanan dari bandara berjalan lancar.

Apa yang bisa dilihat di sekitar

Temukan semua tempat yang dapat dikunjungi di Bangkok.

Artikel ini mungkin berisi tautan afiliasi yang memungkinkan tim editorial kami mendapatkan komisi jika Anda mengklik tautan tersebut. Lihat halaman Kebijakan Periklanan kami.

Ada pertanyaan lagi?

Jika Anda memiliki pertanyaan atau komentar tentang artikel ini...

0 komentar

Masuk ke Cestee

... komunitas perjalanan di seluruh dunia

Lanjutkan dengan Facebook

Belum memiliki akun perjalanan Anda? Daftar