Berkeliling di Tokyo
Tokyo adalah wilayah metropolitan yang sangat besar dengan lebih dari 30 juta orang, dan sebelum perjalanan saya sedikit khawatir tentang seberapa baik saya mengetahui jalan di sekitar sistem transportasi umum yang sangat berbelit-belit.
Pada akhirnya, ternyata lebih mudah daripada yang saya kira dan dalam bab ini saya berbagi kiat, saran, dan pengalaman saya.
Baca juga di situs web kami:
- 👉 Kiat-kiat kami tentang tempat tinggal di Tokyo
- 🚅 Cara berkeliling Jepang - shinkansen, perjalanan udara
Tips praktis saya: cara berkeliling dengan mudah
Tokyo memiliki salah satu sistem transportasi yang paling rumit di dunia, tetapi setelah beberapa kali perjalanan, Anda akan menemukan bahwa sebenarnya kota ini cukup mudah untuk dijelajahi.
Anda tidak perlu berurusan dengan apa pun selain metro atau kereta kota. Transportasi darat (bus atau trem) hampir tidak ada di Tokyo.
Transportasi umum di sini aman, bersih dan sangat dapat diandalkan!
- ✅ Metro dan kereta adalah dasar transportasi
- ✅ Kartu IC (Suica, Pasmo) cocok untuk hampir semua wisatawan
- ✅ Google Maps berfungsi sebagai mesin pencari transportasi yang dapat diandalkan di sini
- Taksi / Uber bekerja dengan baik di sini dan ideal jika Anda bepergian dengan barang bawaan
- ❌ Anda tidak akan membutuhkan bus sama sekali
- ❌ Perkirakan kerumunan orang yang sangat padat pada waktu-waktu sibuk (7:30-9:30 pagi dan 4:30-19:00 malam)
Tetap online - unduh eSIM untuk Jepang
Tiket untuk semuanya - kartu Suica atau Pasmo IC
Jika Anda tidak berencana untuk menggunakan transportasi umum hanya sekali, paling banyak dua kali (misalnya, hanya berpindah dari bandara ke stasiun shinaknesnu), ada baiknya Anda membeli salah satu kartu transportasi (disebut kartu IC) di bandara.
Kartu transportasi
Ada beberapa jenis kartu transportasi, yang semuanya berlaku di luar Tokyo dan di seluruh Jepang:
- Suica
- Selamat datang Suica
- Paspor
Suica dan Pasmo adalah kartu yang sama, hanya saja dikeluarkan oleh perusahaan yang berbeda. Untuk keduanya, Anda harus membayar deposit sebesar 500 yen dan kemudian mengembalikannya ketika Anda meninggalkan Jepang dan mendapatkan kembali kredit yang tidak terpakai (hanya dapat dikembalikan di Tokyo).
Baik Suica maupun Pasmo berlaku untuk jangka panjang, sehingga Anda dapat menggunakannya saat berkunjung kembali ke Jepang.
Welcome Suica adalah kartu turis tanpa deposit dan Anda tidak dapat mengembalikan deposit yang tidak terpakai. Kartu ini hanya berlaku selama 28 hari.
- 👉 Suica vs Welcome Suica - perbedaan terbesar
- 👉 Kartu IC di Jepang - di mana saja kartu ini berlaku dan bagaimana cara kerjanya
Tiket harian untuk kereta bawah tanah
Selain kartu IC, ada juga tiket metro 24 jam, 48 jam, dan 72 jam, tetapi tiket ini akan lebih berguna jika Anda sering bepergian (setidaknya 4-5 kali naik kereta dalam sehari).
- Tiket harian hanya masuk akal jika Anda bepergian beberapa kali dalam sehari
- Tiket ini hanya berlaku untuk metro (tidak berlaku untuk kereta atau bus)
- 🚇 Detailnya ada di bab Tokyo Metro
Tiket tunggal - pembayaran nirsentuh dan tiket kertas
Anda juga bisa membeli tiket tunggal di semua jalur kereta bawah tanah, kereta, dan bus.
Tiket ini harus selalu dibayar dengan uang tunai - di kereta bawah tanah dan kereta, tiket ini dijual dari mesin, sedangkan di bus dari supir.
Beberapa sistem secara bertahap memperkenalkan opsi untuk membayar dengan kartu nirsentuh Anda sendiri, tetapi ini hanya berlaku untuk beberapa jalur kereta bawah tanah Toei untuk saat ini.
- 🚇 Detail di bab Kereta Bawah Tanah Tokyo
Kereta dan kereta bawah tanah: cara kerjanya sama di Tokyo
Dalam praktiknya, di Tokyo Anda akan menggunakan "kereta" - terkadang di bawah tanah seperti kereta bawah tanah (Tokyo Metro dan Toei Subway), terkadang di permukaan seperti kereta kota JR atau kereta lokal lainnya (Keisei, Keikyu, dan lainnya).
Karena kereta dan kereta bawah tanah merupakan tulang punggung transportasi di Tokyo dan wisatawan sering tidak mengetahui perbedaannya, kedua moda transportasi ini akan dibahas secara rinci dalam bab Tokyo Metro.
Taksi / Uber / DiDi dan aplikasi seluler lainnya
Taksi hitam klasik ada di mana-mana di Tokyo.
Anda bisa memanggil taksi dengan melambaikan tangan di jalan (tetapi mereka tidak selalu berhenti - hanya jika peraturan lalu lintas mengizinkannya) atau menggunakan salah satu dari sekian banyak pangkalan resmi. Pangkalan-pangkalan ini biasanya berada di dekat hotel, stasiun kereta bawah tanah atau kereta api.
Aplikasi berbagi tumpangan juga bisa digunakan di Tokyo, atau Anda bisa memesan taksi klasik melalui aplikasi tersebut.
Aplikasi mobile sangat mudah digunakan jika Anda tidak ingin berurusan dengan pembayaran tunai (tidak semua taksi menerima kartu kredit), tetapi membayar dengan kartu yang tersimpan di aplikasi.
- GO - Google Play / App Store
- Uber - Google Play / App Store
- S.Ride - Google Play / App Store
- DiDi - Google Play / App Store
Apakah taksi di Tokyo mahal?
Dibandingkan dengan kota-kota maju lainnya seperti New York, London, atau Hong Kong, harga taksi di Tokyo tidak terlalu mahal.
Dibandingkan dengan kereta bawah tanah dan kereta api di Tokyo, yang membawa Anda ke mana-mana, harganya sangat mahal.
- 500 jpy hingga 700 jpy - tarif awal
- 100 jpy - untuk setiap 255 meter
- 100 jpy - tarif tambahan untuk perjalanan lambat di bawah 10 km/jam untuk setiap 85 detik
- + 20% untuk perjalanan antara pukul 22:00 dan 05:00
Kapan saya merekomendasikan untuk menggunakan taksi
Meskipun harganya lebih mahal, taksi/Uber/aplikasi lain adalah bentuk transportasi yang relevan dan dapat diandalkan.
Dalam kasus ini, saya akan memilih taksi daripada metro:
- ✅ jika Anda bepergian dengan barang bawaan (dengan metro Anda sering harus berganti kereta dan tidak ada eskalator di mana-mana)
- ✅ jika Anda bepergian di malam hari (taksi adalah satu-satunya pilihan transportasi)
- ✅ Anda ingin merasa senyaman mungkin (Tokyo tidak memiliki kemacetan lalu lintas seperti kota-kota di Asia lainnya)
Bus di Tokyo: kapan mereka berguna?
Dibandingkan dengan kota-kota lain di dunia, sebagai turis Anda mungkin tidak akan menggunakan bus di Tokyo.
Bus kota reguler lebih berfungsi sebagai pengumpan ke kereta bawah tanah untuk penduduk setempat dan terutama digunakan oleh para lansia yang merasa sulit untuk berjalan kaki bahkan untuk jarak dekat ke kereta bawah tanah.
Ini juga alasan mengapa bus di Tokyo tidak sering beroperasi, bahkan di pinggiran kota sekalipun.
Biasanya ada satu jalur bus yang beroperasi di sepanjang jalan utama yang menghubungkan beberapa stasiun metro - intervalnya juga panjang dan biasanya antara 20 hingga 40 menit.
Situs web resmi dari operator lokal sering kali hanya dalam bahasa Jepang dan tidak terlalu berguna.
Google Maps adalah cara terbaik untuk menemukan transportasi.
Harga tiket
Tarif bus kota di Tokyo adalah tetap, yaitu 210 yen.
Harganya sama jika Anda membayar dengan kartu IC dan uang tunai.
Bagaimana cara membayar ongkosnya?
Jika Anda memiliki kartu IC (Suica, Pasmo, Icoca, dll.), tempelkan kartu tersebut pada mesin pembaca di sisi pengemudi saat Anda naik dan tempelkan lagi saat Anda turun di pintu lain (disebut sistem "tap-in, tap-out" ).
Jika Anda membayar dengan uang tunai, Anda harus memasukkan jumlah yang tepat ke dalam kotak uang di konter pengemudi.
Bus limusin dari bandara
Ini adalah satu-satunya bus yang praktis di Tokyo - bus besar yang menghubungkan berbagai distrik di Tokyo dengan dua bandara.
Tarifnya biasanya lebih mahal daripada kereta api dan kereta bawah tanah, tetapi keuntungannya adalah koneksi tanpa transfer dari bandara ke banyak bagian Tokyo.
Suijobus - kapal feri
Cara yang menarik untuk menikmati Tokyo dari sudut pandang yang berbeda, dan juga cara yang paling nyaman untuk menghubungkan Pulau Odaiba dengan distrik Asakusa, adalah dengan menggunakan feri air yang disebut Suijobus.
Perahu-perahu ini lebih berfungsi sebagai objek wisata, tetapi Anda juga dapat menggunakannya sebagai alat transportasi.
Dermaga yang paling banyak digunakan untuk wisata adalah:
- Asakusa - di Kuil Senso-Ji
- Dermaga Hinode - dekat Taman Hamarikyu
- Taman Tepi Laut Odaiba - dekat replika Patung Liberty
Kapal feri berlayar sekitar 8-9 kali sehari dan seluruh perjalanan dari Asakusa ke Patung Liberty Odaiba memakan waktu sekitar 45 menit.
Biaya tiket kapal adalah 800 yen hingga 2.000 yen dan dapat dibayar tunai atau dengan kartu di kios di dermaga.
Tiket juga bisa dibeli di situs resmi suijobus.co.jp.
Transportasi dari Bandara Haneda dan Narita
Ada perbedaan besar jika Anda terbang ke Narita atau Haneda - salah satu bandara lebih dekat ke pusat kota dibandingkan bandara lainnya.
Lihat tautan di bawah ini untuk detail dan pengalaman saya menuju/dari bandara.
- Narita NRT - Perjalanan lebih lama, biasanya 60-90 menit
- Haneda HND - Koneksi lebih cepat ke kota, sekitar 45 menit
Transportasi malam - setelah tengah malam hanya dengan taksi
Tokyo tidak begitu terkenal dengan kehidupan malamnya seperti, misalnya, New York, di mana kereta bawah tanahnya beroperasi 24 jam sehari, 7 hari seminggu.
Pada sebagian besar rute kereta bawah tanah dan kereta kota, layanan terakhir beroperasi sekitar tengah malam, terkadang pada pukul 23:30.
Antara tengah malam dan pukul 5:00 pagi, hampir tidak ada transportasi umum di Tokyo, sehingga taksi menjadi satu-satunya pilihan.
Tautan yang berguna untuk menuju ke Tokyo
Jika Anda merencanakan perjalanan ke Tokyo, berikut adalah situs-situs yang akan sangat berguna bagi Anda.
- 🏨 Kiat kami untuk hotel di Tokyo - tempat menginap
- 🛃 Persyaratan visa untuk Jepang
- 📅 Rencana perjalanan yang ideal untuk 3 hari di Tokyo
Pesan juga layanan perjalanan di situs ini:
- 👉 Bandingkan harga tiket pesawat di skyscanner.com
- 👉 Pesan kegiatan terorganisir di GetYourGuide.com
- 👉 Dapatkan data eSIM Anda terlebih dahulu di airalo.com
Ada pertanyaan lagi?
Jika Anda memiliki pertanyaan atau komentar tentang artikel ini...